Penelitian ini merupakan study kasus yang bertujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, menganaisis, dan memecahkan permasalahan penysunan anggaran produksi dan anggaran biaya bahan baku yang terkait dengan kegiatan produksi. Obyek penelitian ini adalah CV. Al-Falah, yaitu perusahaan manufaktur yang memproduksi 3 (tiga) jenis barang, serta menggunakan 4 (empat) jenis bahan baku dalam proses produksinya. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, sumber datanya adalah data sekunder yang diperoleh berupa dokumen-dokumen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini jumlah produksi tahun 2021 masing-masing jenis produk ; Abaya 6.288 potong, Long Tunik 7.046 potong, dan Gamis 7.953 potong. Jumlah kebutuhan bahan baku untuk masing-masing jenis bahan baku, Kain Nida 12.576 m, Kain Katun Jepang 17.842 m, Kain Jersey 23.027 m, dan kain Furing 22.499 m. Jumlah bahan baku yang harus dibeli untuk masing-masing jenis bahan baku ; Kain Nida 12.464 m, Kain Katun Jepang 17.931,8 m, Kain Jersey 23.103,5 m, dan kain Furing 22.720,5 m. Jumlah biaya bahan baku yang harus disediakan tahun 2021 adalah Rp.2.203.681.875,-, dengan perincian Kain Nida Rp.440.160.000,-, Kain Katun Jepang Rp.686.907.375,-, Kain Jersey Rp.690.795.000,-, dan Kain Furing Rp.385.819.500,-. Kata Kunci : Anggaran, Produksi, Biaya, Bahan Baku
Copyrights © 2021