Peran startup dengan model bisnis yang sesuai dengan situasi “stay at home” di masa pendemi seperti ini memiliki pertumbuhan cukup tinggi. Untuk itu meskipun masih dalam situasi krisis dukungan terhadap ekosistem startup sangat diperlukan. Perlu adanya model tata kelola startup yang efektif khususnya di sektor pangan yang harus direncanakan dengan baik agar dapat diimplementasikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan startup yang sesuai dengan kondisi daerah khususnya di masa pandemi ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam (indepth interview) dan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner maka diperoleh skema model tata kelola startup yang disesuaikan dengan kondisi ekosistem startup yang ada di lokus penelitian yaitu Kabupaten Jember.
Copyrights © 2020