Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika
Jurnal Komunika is a scientific communication media publishing research finding/critical analysis focused on communication, media, and information technology. It is published twice in a year, in June and November.
Articles
104 Documents
TERPAAN SIARAN RRI DAN TVRI PADA MASYARAKAT DIWILAYAH PERBATASAN RI-TIMOR LESTE
Christiany Juditha;
Josep J. Darmawan
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 1 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.612 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i1.635
Masalah yang sering muncul di wilayah perbatasan antara lain sengketa perbatasan dengan negara tetangga, kesejahteraan masyarakat dan juga kesenjangan informasi. Masyarakat di wilayah ini cenderung lebih dominan memperoleh informasi dari negara tetangga daripada dari negeri sendiri. Hal ini tidak terlepas dari peran media televisi dan radio yang merupakan medium penyalur nilai-nilai kepada masyarakat. RRI dan TVRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik diharapkan dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di wilayah perbatasan, mengingat keduanya memiliki stasiun-stasiun penyiaran hingga di perbatasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terpaan media RRI dan TVRI pada masyarakat di wilayah perbatasan RI-Timor Leste. Hasil penelitian menyimpulkan sebagian besar responden di wilayah perbatasan NTT Timor Leste mendengarkan siaran RRI dan menonton TVRI. Responden menghabiskan waktu 1-2 jam/hari mendengarkan RRI dan pada jam 7.00-9.00. Apapun program acara yang paling banyak didengarkan adalah berita/informasi. Sementara terpaan TVRI, responden menonton TVRI antara 1 sampai 2 jam/hari dan waktu terbanyak saat menonton pada jam 19.00-21.00. Program acara yang paling sering ditonton adalah berita (informasi).
PENGGUNAAN HP ANTARA MASYARAKAT DESA PESISIR DAN MASYARAKAT DESA PEGUNUNGAN
Bambang Riawan Eko
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 3 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.203 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i3.1246
Handphone sebagai perangkat komunikasi banyak dimanfaatkan oleh setiap orang termasuk diantara masyarakat pesisir dan masyarakat pegunungan. Sebagai produk kebudaayaan, maka penggunaan HP sangat dipengaruhi oleh masyarakat dan sebalinya masyarakat akan memilih perangkat HP sesuai dengan kegunaannya sehingga menjadi puas. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptip kuantitatif. Lokasi penelitian di Desa Jangkar Kecamatan Jangkar mewakili desa pesisir dan Desa Telogo Sari, kecamatan Sumber Malang mewakili desa pegunungan. Penggalian data melalui wawancara mendalam melalui kuesioner berstruktur kepada responden yang dipilih secara acak. Kesimpulan yang diperoleh adalah: (1) Jumlah orang yang menggunakan perangkat HP 2G saat ini masih banyak digunakan baik oleh masyarakat desa pesisir maupun desa pegunungan, sedang yang menggunakan android (4G) jumlahnya masih sedikit; (2).Telkomsel ternyata mendominasi provider baik di desa pesisir maupun di desa pegunungan. Meskipun begitu desa pesisir lebih variatif jumlah providernya lebih banyak dibanding dengan desa pegunungan; (3). Umur adalah salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang dalam menggunakan perangkat HP
INDUSTRI TELEVISI DAN WAJAH BURAM POLITIK INDONESIA
Azwar - Azwar
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 2 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.85 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i2.1109
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya komersialisasi penyiaran publik di Indonesia, khususnya dalam industri televisi. Industri televisi yang hanya mementingkan kepentingan komersil berdampak pada menurunnya nilai-nilai demokarasi (degradasi) dan juga akan berdampak terjadinya pluktokrasi politik. Hal tersebut akhirnya berdampak buruk pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini mengungkap persoalan tersebut dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dimana data sekunder penelitian ini ada teks-teks yang sudah berhasil dikumpulkan dari pustaka. Penelitian ini merujuk pada pendapat Edward S Herman tentang eksternalitas komersialisasi penyiaran publik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komersialisasi televisi berdampak negatif terhadap penyiaran publik di Indonesia. Bentuk komersialisasi televisi itu juga telah merasuk ke panggung politik, sehingga menurunkan kualitas demokrasi di Indonesia. Dampak eksternalitas ini juga dapat dilihat dari tampilnya orang-orang kaya di panggung politik.
KECENDERUNGAN CALON ANGGOTA LEGESLATIF MEMANFAATKAN MEDIA SURAT KABAR DALAM KAMPANYE PEMILU 2014
Baharuddin Dollah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 3 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (622.07 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i3.853
Kampanye merupakan hal yang penting di dalam sebuah proses pemilihan umum, karena dalam kampanye partai politik dan calon anggota legeslatif mengenalkan program, visi dan misinya. Salah satu strategi dilakukan oleh para caleg adalah berkampanye melalui media cetak surat kabar. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan kecenderungan Calon Anggota Legeslatif (Caleg) memanfaatkan media surat kabar, dalam pelaksanaan kampanye Pemilu 2014. Tipe penelitain ini adalah content analysis. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh pemberitaan Surat Kabar Fajar dan Tribun Timur yang terbit dari bulan Januari sampai dengan tanggal 5 Mei 2014, yang memuat pemberitaan masalah kampanye pemilu yang dilakukan oleh para caleg dari semua partai peserta pemilu tahun 2014 yang diekspos melalui surat kabar tersebut, sebanyak 76 pemberitaan. Data primer penelitian ini dikumpulkan dengan cara mendokumentasi seluruh pemberitaan sekitar pelaksanaan kampanye oleh para caleg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para caleg dalam memanfaatkan surat kabar masih rendah, dan belum siap akan program-program dan visi misinya masing-masing. Pemanfaatan media surat kabar baru dimanfaatkan oleh caleg yang bermodal besar, keluarga pejabat, pengusaha. Faktor modal yang menjadi kendala bagi sebagian besar caleg untuk memanfaatkan surat kabar dalam berkampanye. Model kampanye yang disampaikan berupa photo diri caleg, nomor urut pencalonannya, dan asal partai yang mengusungnya.
PENGARUH KAMPANYE “LET’S DISCONNECT TO CONNECT” TERHADAP SIKAP ANTI PHUBBING (SURVEI PADA FOLLOWERS OFFICIAL ACCOUNT LINE STARBUCKS INDONESIA)
Normawati Sirait;
Siti Maryam;
Anjang Priliantini
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 3 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (926.836 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i3.1665
Gadget problem menjadi masalah yang tidak banyak disadari. Beberapa survei menemukan bahwa rata-rata orang Indonesia menggunakan gadget selama 5,5 jam per hari, padahal idealnya hanya 257 menit atau 4 jam 17 menit saja dalam sehari. Lebih dari batas penggunaan ideal tersebut, dapat mengancam kinerja otak pengguna.Selain itu, bahaya lainnya adalah kecilnya kemungkinan untuk dapat membangun komunikasi dan hubungan yang berkualitas dengan orang lain (phubbing). Berdasarkan keprihatinan atas masalah gadget problem tersebut, Starbucks Indonesia menyelenggarakan kampanye Let’s Disconnect to Connectdi aplikasi LINE dan gerai Starbucks Indonesia. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh kampanye Let’s Disconnect to Connectterhadap sikap anti-phubbing followers official account LINE Starbucks Indonesia. Survei yang melibatkan 100 responden yang sebagian besar berada pada kelompok umur 20-25 tahun ini menggunakan Teori Komunikasi Antarpribadi dan Model Ostergaard untuk memandu penyelenggaraan kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye Let’s Disconnect to Connect mampu mempengaruhi terciptanya sikap anti-phubbing sebanyak 65,2%. Isi dan struktur pesan yang disajikan pada broadcast official account LINE dianggap menarik dan informatif, sehingga mampu memberikan awareness, knowledge, dan motivasi bagi followers official account LINE Starbucks Indonesia untuk melakukan sikap anti-phubbing yang ditunjukkan dengan kesediaannya meletakkan smartphone-nya di stiker yang ada di atas meja setiap gerai Starbucks Indonesia bertuliskan “Park Your Phone Here.”
MODEL PEMBERDAYAAN RELAWAN TIK DALAM MENINGKATKAN E-LITERASI MASYARAKAT DI KOTA SUKABUMI
Syarif Budhirianto
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 5, No 2 (2016): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.847 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v5i2.844
Pemberdayaan masyarakat oleh relawan TIK merupakan langkah strategis menuju e-literasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan. Fokus penelitian adalah bagaimana model pembelajaran yang efektif diterapkan pada masyarakat, sehingga transformasi informasi yang dilakukan relawan TIK mudah diserap (absorb the lessons). Untuk membangun persepsi positif dalam pembelajaran, diperlukan studi kualitatif dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) di Kota Sukabumi berdasar kompetensi empirik yang dimiliki, sehingga dapat memformulasikan model pembelajaran yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran dalam meningkatkan e-literasi, adalahdengan melakukan kolaborasi dan koordinasi secara sinergi dengan pemangku kepentingan dan menyatukan misi pembelajaran, selanjutnya melakukan pemetaan berdasar karakteristik masyarakat, seperti minat belajar, kemampuan, dan gaya belajar. Model pembelajaran yang bisa diadaptasikan kepada masyarakat memerlukan media berbasis TIK yang disesuaikan dengan bahan ajar (modul), untuk memerjelas penyajian pesan yang tidak terlalu verbalistis tetapi lebih mengedepankan praktek. Sistem pemaparan yang lebih komunikatif, dengan mengeleminir istilah-istilah TIK yang sulit dipahami akan menunjang percepatan proses belajar secara tepat dan dapat mengatasi sikap pasif anak didik.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM MENINGKATKAN LAYANAN PADA PELANGGAN
Tri Sagirani;
Muhammad Edwin Diradinata
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 1 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (637.664 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i1.1363
Kemajuan teknologi dan informasi saat ini tidak dapat dihindarkan, dan telah berkembang diberbagai sektor, salah satunya adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Revolusi industri 4.0 yang sangat erat dengan modernisasi dan kemajuan teknologi menjadi sebuah momen bagi UMKM untuk melaju dengan berbagai inovasinya untuk tetap bertahan dan tidak tergerus laju zaman.Terbatasnya pemanfaatan teknologi karena dianggap barang yang mahal dan rumit oleh UMKM harus dikikis.Pada penelitian ini dilakukan pengenalan tentang pentingnya Customer Relationship Management kepada UMKM dan melakukan perancangan sistem informasi untuk dapat membantu UMKM melakukan otomasi pada penjualan, pemasaran dan meningkatkan perhatian pada pelanggan yang pada akhirnya menghadirkan layanan yang lebih baik lagi bagi UMKM kepada pelanggan. Dengan perancangan sistem informasi ini pengelola UMKM dapat dengan mudah mengidentifikasi dan berfokus pada pelanggan, memungkinkan penyesuaian secara personal terhadap berbagai produk dan layanan atau jasa yang ditawarkan, mampu menghadirkan pengalaman yang berkesan dan layanan terbaik diseluruh bagian pelayanan dan yang terpenting adalah adanya peningkatan terhadap loyalitas dari pelanggan.Hasil evaluasi saat implementasi aplikasi, pengelola UMKM memiliki kecenderungan sangat setuju dengan hasil nilai rata-rata kuesioner sebesar 3,61 dalam skala nilai 1 sampai 4 terhadap pengukuran kemudahan, kenyamanan dan kepuasan kinerja yang diberikan oleh sistem informasi.
KAJIAN NETWORK MONITORING SYSTEM MENGGUNAKAN NAGIOS DENGAN WHATSAPP SEBAGAI NOTIFIKASI ALERT
Prihatin Oktivasari;
Tubagus Habibullah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 3 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (931.826 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i3.1173
Salah satu tujuan dibuatnya Network Monitoring System adalah agar network administrator dapat selalu memantau seluruh kegiatan perangkat penting dari jaringan komputer seperti router, switch, komputer client, dan lain-lain. Nagios merupakan salah satu aplikasi open source untuk network monitoring dan memiliki banyak plugins yang dapat digunakan untuk memaksimalkan proses monitoring perangkat jaringan yang ada. Beberapa fitur yang dimiliki Nagios seperti monitoring, alert, report, memantau resource CPU load, memory, status up/down, up time, data traffic, bandwidth dari perangkat. Nagios sendiri dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan. Salah satu fitur penting dalam Network Monitoring System adalah notifikasi alert, yaitu sistem pemberitahuan notifikasi kepada kontak network administrator jika sistem mendeteksi adanya permasalahan pada host maupun service. Pemberitahuan notifikasi dirancang menggunakan WhatsApp messenger. Pengujian sistem dilakukan dengan menguji fungsionalitas kinerja sistem Nagios. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa Nagios dapat mendeteksi perubahan status dengan selang waktu interval 5 menit untuk hosts dan 10 menit untuk services, notifikasi alert dapat terkirim kepada Group Telegram dengan selang waktu rata-rata 5-10 menit setelah Nagios mendeteksi adanya perubahan status down/recovery, dan Event Handler dapat melakukan restart terhadap services yang gagal fungsi dengan rata-rata waktu aksi 2 menit. Hal ini membuktikan bahwa Nagios dapat memonitoring perangkat dan services pada jaringan dengan baik sesuai dengan konfigurasi yang telah dilakukan.
ANALISIS ISI BERITA PROF. A. AMIRUDDIN SEBAGAI KOMUNIKATOR DAN VISIONER DI HARIAN FAJAR MAKASSAR
Baharuddin Dollah
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 6, No 1 (2017): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.681 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v6i1.1013
Analisis isi berita tentang Prof. A. Amiruddin sebagai komunikator dan visioner di Harian Fajar Makassar merupakan suatu kajian yang sangat penting di dalam sebuah proses komunikasi, kepemimpinan dan ke pemerintahan. Permasalahan yang diangkat adalah Bagaimana opini masyarakat yang disampaikan melalui Harian Fajar tentang Prof A. Amiruddin; Bagaimana mendeskripsikan kecenderungan isi pemberitaan Prof. A. Amiruddin dan Bagaimana sikap masyarakat terhadap Prof A. Amiruddin. Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh pemberitaan khusus dalam kolom opini tentang Prof A. Amiruddin yang dimuat di harian Fajar sejak tanggal 24 Maret sampai dengan 30 April 2014. Pengumpulan datanya dilakukan selama tiga puluh delapan (38) hari yang memuat tentang dan sekitar pemberitaan perilaku Prof. A. Amiruddin selama hidupnya (Memorabilia). Dan Objek yang diteliti adalah pemberitaan berupa opini menurut berbagai kalangan, terhadap prilaku Prof. A. Amiruddin selama menduduki beberapa jabatan penting. Data primer dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara mendokumentasi seluruh berita Prof. A. Amiruddin yang diterbitkan di harian Fajar Makassar. Data yang telah terkumpul selanjutnya dicoding dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas berita cenderung agar Prof Amiruddin layak ditetapkan sebagai komunikator dan visioner. Olehnya itu perlu diberi penghargaan untuk mengenang jasa-jasanya.
PENGENDALIAN INTERNAL PENGELOLAAN INFORMASI DENGAN FRAMEWORK COBIT 4.1 DOMAIN ME 2 (STUDI KASUS DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN MADIUN)
Suryo Setiyo Kardono
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 7, No 3 (2018): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.777 KB)
|
DOI: 10.31504/komunika.v7i3.1834
Penelitian ini untuk merancang suatu permodelan tata kelola informasi menggunakan teknologi informasi berupa usulan kebijakan monitoring dan evaluasi pengendalian internal teknologi informasi (ME2) menggunakan kerangka kerja COBIT versi 4.1. Pendekatan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Mixed Methods dengan pendekatan Sequential Transformative Strategy, yang memiliki perbedaan pada tahapan pengumpulan data kualitatif. dan data kualitatif. Pengumpulan data dengan metode kualitatif didapat data berupa dokumen-dokumen yang terkait dengan kebijakan teknologi informasi di Dinas Komunikasi Infomatika Kabupaten Madiun, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui survei kuesioner I management awareness, kuesioner II maturity level, dan kuesioner pengendalian internal. Hasil dari penelitian ini berupa model tata kelola sistem pengendalian internal pengelolaan informasi.