Kemajuan teknologi komunikasi memudahkan manusia untuk mengenal satu bumi serta memelihara keragaman budaya dan agama yang ada di dalamnya agar kebersamaan bersaudara hidup dalam damai. Keragaman budaya (multikultur) sangat khas di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keniscayaan multikultur bisa menjadi ancaman kebersamaan kalau ada kelompok primordial sempit dan kelompok radikalisme destruktif yang ingin mengkoloni satu budaya dan masyarakat penghayatnya demi kepentingan politis dan kuasa. Sebaliknya keniscayaan multikultur akan menjadi rahmat indah “bepelangi†kalau masyarakat berpartisipasi aktif berinterkulturasi. Budaya perjumpaan akan bertumbuh sehingga setiap budaya memiliki jati nilai dan masyarakat penghayatnya memiliki jati diri. Ordo Kapusin penyebar kharisma persaudaraan dengan kesadaran tinggi mengajak semua saudara untuk aktif berpartisipasi berinterkulturasi secara internasional dan terutama secara nasional dan lokal. Usaha berinterkulturasi diwajibkan untuk dijabarkan dalam kurikulum dan program pendidikan di setiap daerah agar para saudara menjadi berkharisma dengan menggali kearifan lokal yang bersintese dengan nilai universal yang dihayati dan diserukan oleh Fransiskus dari Assisi penghayat Injil Tuhan Yesus Kristus.
Copyrights © 2021