cPeristiwa ekologis dewasa ini sering mengancam hidup bersama di alam ini. Beberapa ancaman yang terjadi bukan bencana alam tetapi bencana manusiawi. Manusia yang memiliki kesadaran kadang tidak menghormati tata alam ilahi. Perayaan Kristus Raja Alam Semesta menjadi satu kesempatan berharga untuk memahami kehadiran Pencipta di alam ciptaan-Nya. Paham Panenteisme diutarakan dengan singkat agar manusia menata tindakan agar peristiwa ekologi bukan sebagai ancaman lagi, tetapi sebagai dinamika berada bersama Pencipta dan sesama ciptaan. Ide Panenteisme yang menarik adalah the presence of creation in God dan the presence of God in Creation. Allah yang memiliki rahim besar (Maharahim) mengandung ciptaan, dan ciptaan mengandung Allah. St. Fransiskus Assisi menghayati ide panenteisme dan Teilhard de Chardin menerangkan dengan ilmiah dan spiritual ide tersebut. Kristus Raja Alam Semesta adalah Allah yang hadir bersama ciptaan sehingga alam ini menyimpan misteri yang perlu diungkap dan dilindungi. Menghidupi tata hidup bersaudara serahim merupakan tangung jawab manusia sebagai penghuni Kerajaan Allah di alam semesta. Â
Copyrights © 2013