Tak bisa dipungkiri bahwa tarekat religius atau hidup bakti adalah harta yang tak tergantikan bagi Gereja. Kehadiran dan sumbangannya sungguh telah mewarnai dan menghiasi Gereja dan perutusannya sepanjang masa. Kaum religius laksana garda depan bagi karya misioner Gereja lewat karya pastoral, pendidikan, sosial maupun kesehatan. Kesadaran akan sumbangan besar kaum religius inilah kiranya yang mendorong pemimpin Gereja senantiasa memberi dukungan kepada hidup bakti dengan menerbitkan sejumlah dokumen penting, khususnya sejak Konsili Vatikan II. Gereja berharap bahwa kaum religus berbuah lebih subur lagi untuk memperlihatkan keindahan, kesuburan dan kesempurnaan Kerajaan Allah. Paus Fransiskus menetapkan tahun 2015sebagai Tahun Hidup Bakti sebagai suatu ajakan untuk semakin menghargai sumbangan karisma dan kesaksian kaum religius. Tahun ini menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus kesempatan untuk berefleksi bagi tarekat hidup bakti secara khusus dan bagi seluruh Gereja secara umum.Dengan demikian tugas perutusan yang diterima dari Sang Misionaris Agung lebih berbuah lagi.
Copyrights © 2015