Latar Belakang : DM merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Gejala yang dikeluhkan pada penderita Diabetes Melitus yaitu polidipsi, poliuri, polifagia, penurunan berat badan, dan kesemutan. Tes toleransi glukosa oral merupakan tes yang digunakan untuk menegakkan diagnosis DM saat level glukosa darah kurang tegas, saat kehamilan, atau untuk skrining DM maupun TGT. Leptin merupakan hormon yang diproduksi oleh sel lemak yang meregulasi penimbunan lemak di tubuh dan menyesuaikan antara rasa lapar dengan pengeluaran energi. Tujuan : Mengetahui lebih lanjut tentang peran leptin terhadap TTGO pada penderita DM Tipe 2 Metode : Menggunakan studi literatur dari jurnal baik nasional maupun internasional untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai topik yang dibahas dengan cara meringkas topik pembahasan dan membandingkan hasil yang disajikan dalam artikel. Hasil : Leptin terhadap pemeriksaan TTGO pada individu dengan toleransi glukosa terganggu berpeluang lebih besar menjadi diabetes melitus apabila tidak ada intervensi pada gaya hidupnya. Kesimpulan : Leptin berperan terhadap pemeriksan TTGO pada penderita DM Tipe 2.
Copyrights © 2020