Pendahuluan: Tingginya prevalensi gingivitis merupakan masalah kesehatan rongga mulut yang membutuhkan perhatian khusus, terutama pada kaum lanjut usia (lansia). Gingivitis dapat terjadi karena penumpukan plak pada daerah yang tidak digunakan mengunyah sehingga terjadi penurunan saliva yang menyebabkan self-cleansing tidak bekerja pada sisi tersebut. Mekanisme tersebut menyebabkan terganggunya status gizi lansia, karena pada kondisi gingivitis terjadi penurunan kemampuan mastikasi sehingga terjadi pembatasan diet dan berkurangnya asupan nutrient oleh tubuh yang menyebabkan terjadinya penurunan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada lansia. Tujuan penelitian menganalisis hubungan antara keparahan gingivitis dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada lansia. Metode: Jenis penelitian observasi analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Subjek penelitian lansia dengan kelompok usia mulai dari pra lansia 45-59 tahun, lansia 60-74 tahun, dan usia lanjut 75 tahun keatas, yang mengisi informed consent dan bersedia menjadi subjek penelitian, minimal memiliki 2 gigi indeks yang dapat diperiksa dengan probing depth 3
Copyrights © 2020