Tujuan kegiatan pendampingan ini adalah sebagai respon atas temuan kebiasaan baru pelaku UMKM di era digital sekaligus di era pandemi Covid-19 yang berdampak pada diberlakukannya peraturan pembatasan sosial, sehingga perlu diupayakan penciptaan kebiasaan bisnis baru yang unggul dan kompetitif salah satunya adalah terkait manajemen pemasaran produk yang dilakukan melalui teknologi digital. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode Participation Action Research (PAR) yang mana dalam pelaksanaanya dilakukan melalui metode pendekatan secara partisipasif, kemudian diimplementasikan ke dalam sebuah aksi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pendampingan produksi limbah ban karet pada kelompok pengrajin UMKM serta pembuatan sarana marketing melalui digital marketing berbasis sosial media. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, kelompok UMKM memiliki label produk dan sekaligus memiliki sarana marketing yang bervariasi berbasis media sosial seperti Instagram, Youtube, dan Facebook yang dilakukan melalui teknologi digital. Strategi ini secara langsung mampu meningkatkan dan mengembangkan nilai jual pengrajin UMKM limbah ban bekas, sehingga distribusi produk dalam pasar domestik dapat terselamatkan di masa pandemi Covid-19.
Copyrights © 2020