FiTUA : Jurnal Studi Islam
Vol 1 No 2 (2020): DECEMBER

ALIRAN-ALIRAN DALAM TASAWUF

Leni Andariati (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2020

Abstract

Perjalanan tasawuf dari awal kemunculannya hingga hari ini telah mengalami berbagai fase. Hal ini menunjukkan bahwa tasawuf bukanlah sesuatu yang usang, karena ia mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zamannya tanpa menghilangkan makna esensialnya. Artikel ini melihat bagaimana fase-fase perkembangan dalam tasawuf tersebut dari awal kemunculannya hingga hari ini, selain itu juga membahas aliran-aliran yang ada di dalamnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, di mana sumber-sumbernya diperoleh dari berbagai buku, artikle, dan jurnal yang sesuai dengan objek penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa tasawuf berkembang melalui lima fase, yaitu fase pembentukan, pengembangan, konsolidasi, falsafi, dan fase pemurnian. Setiap fase memiliki tokohnya sendiri-sendiri, sehingga dari masing-masing tokoh mempunyai corak yang berbeda-beda. Adanya perbedaan tersebut melahirkan dua aliran dalam tasawuf, yaitu aliran tasawuf semi-falsafi yang menjadi tasawuf falsafi dan tasawuf sunni. Tasawuf semi-falsafi (falsafi) ditandai dengan syathahiyat, di mana seorang sufi mengalami kemabukan spiritual atau ekstase. Sedangkan sufi dalam tasawuf sunni berada dalam keadaan sadar atau tidak mengalami ekstase.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

fitua

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

FITUA: Journal of Islamic Studies (P-ISSN 2721-186X), (E-ISSN 2721365X) is a journal Institution of the STIT Sunan Giri Bima of that discusses field, library and conceptual research from various scientific and Islamic ...