Kebahagiaan merupakan hak semua makhluk hidup, tak terkecuali manusia. Sebagai salah satu kebutuhan dalam kehidupan, manusia menggerahkan seluruh tenaganya untuk memperoleh kebahagiaan. Sejauh ini pembahasan tentang kebahagiaan sudah banyak di bahas oleh para filosof dan para sufi. Para filososf dan sufi memiliki pandangan yang berbeda dalam mengartikan kebahagiaan. Artikel ini berupaya mengkaji kebehagiaan menurut Ibn Al-Arabi dalam perspektif tasawuf Wahdatul Al Wujud. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis penelitian studi pustaka (library research). Sumber data yang diperoleh peneliti berasal dari sumber-sumber tertulis (literatur) kepustakaan yang relevan dengan pemikiran Ibn al-Arabi. Dalam kebahagiaan Wahdatul Wujud Ibn Al-Arabi telah menyatuhnya Tuhan kedalam diri manusia atau telah menemukan Tuhan dalam dirinya. sehingga mereka menyatakan telah menemukan Tuhan dalam alam dan di dalam diri mereka.
Copyrights © 2021