Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan mempunyai RPP yang baik, berimplikasi pada pembelajaran yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilaksanakan di SD Ciren, pada 8 (delapan) orang guru yang berkemampuan dan latar belakang berbeda-beda, dengan menerapkan sebuah model supervisi yang menyatukan konsep supervisi klinis, konsep pembinaan CLCK, dan konsep spiritual quotient (kecerdasan spiritual) dalam sebuah supervisi klinis terpadu (integrated clinical supervison). Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, interview dan dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Sedangkan analisa data menggunakan analisa data kualitatif. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam dua (2) siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Supervisi ini mampu meningkatkan kompetensi 8 guru SD Ciren dalam membuat RPP, yang awalnya rata-rata penilaian RPP 53,8. Setelah dilaksanakan siklus I, naik menjadi 72,0 dan di siklus II nilainya menjadi 93,5. Disamping itu timbul kesadaran guru bahwa RPP dibutuhkan untuk pembelajaran bukan hanya memenuhi administrasi. Terjadi peningkatan yang signifikan setelah dilakukan supervisi klinis terpadu oleh Kepala Sekolah. Supervisi terpadu ini sangat baik dilaksanakan secara berkesinambungan, juga baik dilaksanakan untuk memperbaiki ketugasan guru yang lainnya, sehingga kinerja guru meningkat
Copyrights © 2020