Membaca adalah kemampuan memahami, mengenali dan memahami isi sesuatu yang tertulis (lambang-lambang tertulis) dengan melafalkannya atau mencernanya di dalam hati. Pada hakikatnya, membaca adalah proses komunikasi antara pembaca dengan penulis teks yang ditulisnya, maka secara langsung, didalamnya terjadi hubungan koknitif antara bahasa lisan dengan tulisan. Kemampuan membaca bahasa Arab sangat tergantung pada pemahaman isi atau arti yang dibaca. Ini berarti sangat tergantung pada penguasaan qowaid atau gramatika bahasa Arab yang meliputi nahwu dan sharaf ( sintaksis dan morfologi). Melihat pentingnya hal tersebut, maka penulis berusaha menggunakan cara meminta salah satu siswa untuk membaca materi qiroah didepan kelas yang kemudian ditirukan oleh siswa yang lain dalam satu kelas dan terus bergantian sampai beberapa kali. Dengan cara ini siswa pasti akan berusaha sejak awal memperbaiki bacaannya dengan memperhatikan bacaan guru serta menandai jeda bacaannya karena tuntutan dia harus membaca di depan dan ditirukan teman-temannya. Dengan cara seperti ini pembelajaran bahasa Arab lebih menarik karena membaca di depan kelas bagi sebagian siswa memerlukan keberanian mental. Pemilihan metode pembelajaran seperti ini sesekali perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa khususnya pelajaran bahasa Arab.Kata Kunci: Maharah, Al-Qira`ah, Bahasa Arab
Copyrights © 2020