Studi Budaya Nusantara
Vol 4, No 2 (2020)

KONSEP BULUIH DALAM PERTUNJUKAN LUAMBEK PADA MASYARAKAT SICINCIN DI MINANGKABAU

Yusfil Yusfil (nstitut Seni Indonesia Padangpanjang-Sumatera Barat-Indonesia)
Saduddin Saaduddin (Institut Seni Indonesia Padangpanjang-Sumatera Barat-Indonesia)
Sabri Gusmail (Institut Seni Budaya Aceh-ISBI Aceh)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2020

Abstract

Luambek adalah  seni pertunjukan yang diakui sebagai salah satu bentuk seni untuk mensahkan keberadaan Penghulu yang baru diberi gelar Datuk pada masyarakat Sicincin di Minangkabau. Sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan, luambek tidak dibolehkan tampil jika tidak seizin ninik mamak (Penghulu) kaum dalam adat masyarakat Sicincin tersebut, sehingga untuk mempertunjukkannya ia memiliki aturan – aturan yang harus dijalankan. Tempat pertunjukan, para pemain, dan waktu pertunjukan merupakan triangle yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Konsep buluih menjadi patokan utama untuk mengharumkan nama baik kaum. Menggunakan data kualitatif, tulisan ini disajikan secara analisis deskriptif

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

sbn

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Environmental Science Social Sciences

Description

Jurnal Studi Budaya Nusantara (SBN) adalah media komunikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Seni dan Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Malang. Jurnal ini dimaksudkan untuk mewadahi hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang seni dan budaya Nusantara sebagai ...