Manusia itu, pada dasarnya mempunyai kecenderungan pada perbuatan yang menyukai nilai-nilai kebajikan namun dalam proses perkembangannya, manusia banyak dipengaruhi oleh lingkungannya, Allah sendiri telah menggariskan bahwa di dalam diri manusia itu terdapat kecenderungan dua arah yaitu perbuatan yang menyimpang dari peraturan dan yang menta’ati peraturan-peraturan. Manusia juga disamping mempunyai kecenderungan yang disebut diatas, ia juga mempunyai kebebasan untuk memilih antara dua jalan, yaitu yang benar dan yang sesat. Oleh sebab itu manusia dapat saja keliru dalam memilih dan menilai sesuatu perbuatan yang baik, karena faktor kurangnya pengetahuan, lingkungan. Mengingat kemungkinan kesalahan atau kekeliruan manusia dalam memilih dan menilai perbuatan baik, maka Allah mengajarkan kepada manusia tentang kebaikan dengan menyebut dan menginformasikan lewat al-Qur’an yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw dalam beberapa term. Di antara term tersebut adalah kata ihsan dan term-term lainnya. Untuk lebih mendalam mengenai wawasan al-Qur’an tentang ihsan, maka makalah ini akan membahas wawasan al-Qur’an mengenai ihsan atau kebaikan.
Copyrights © 2015