E-Government merupakan suatu upaya untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik. Pengembangan E-Government di Indonesia semakin bergulir dan berjalan seperti penerapan E-Budgeting, E-Procurement, E-Audit, E-Catalog, E-Payment, E-Controlling bahkan hingga E-Health. Kini proses rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pun bisa dilakukan melalui online untuk memudahkan proses pendaftaran dan memilih instansi. Sejauh ini, masih terdapat beberapa kendala yang dialami para pelamar CPNS dalam penggunaan website SSCN. Oleh karena itu, untuk mengetahui tingkat kesuksesan website SSCN dimata pengguna, maka perlu dilakukan pengukuran kesuksesan website dengan menggunakan model DeLone dan McLean (2003). Data yang didapat kemudian diolah dan didapatkan 201 responden dengan data valid. Diperoleh hasil yang menunjukkan terdapat beberapa variabel berpengaruh signifikan, diantaranya service quality dan use memiliki nilai t-value sebesar 2.29 dan estimasi positif sebanyak 0.71; service quality dan user satisfaction dengan nilai t-value 2.57 dan nilai estimasi 0.82; dan juga user satisfaction memiliki t-value sebanyak 8.98 dan signifikansi sebesar 1.17 terhadap net benefit.
Copyrights © 2019