Kawasan Wisata Mandeh memiliki kekayaan alam dan keindahan alam yang luar biasa. Setiap tahunnya selalu terjadi kecenderungan peningkatan kunjungan wisatawan ke Mandeh, apalagi beberapa tahun belakangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa nilai ekonomi kawasan wisata Mandeh dari sisi permintaan atau dengan kata lain dari sisi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Mandeh. Penelitian ini menganalisis data dan informasi yang diperoleh dari responden secara statistik deskriptif sesuai dengan variable–variable yang digunakan dalam penelitian ini. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dari 100 responden dengan menggunakan random sampling method. Dari sisi permintaan, dapat diduga berapa surplus konsumen individu wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Mandeh. Selain itu juga dapat diduga bagaimana variabel tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, biaya perjalanan, persepsi pengunjung terhadap kunjungan yang meliputi tingkat kepuasan dan keinginan untuk kembali berkunjung. Penelitian ini menggunakan Travel Cost Methode, dengan regresi Poisson. Hasil penelitian dengan menggunakan regresi Poisson menyatakan bahwa surplus konsumen individu atau pengunjung Kawasan wisata Mandeh adalah sebesar Rp. 4.179.116.953, sehingga nilai ekonomi dari sisi permintaan menjadi sebesar 982.802.933.837. Sebagian besar pengunjung atau sekitar 78.78% menginginkan adanya perbaikan fasilitas menuju dan di Kawasan wisata Mandeh. Berdasarkan temuan studi tersebut sangat disarankan kepada pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan terkait dengan kawasan wisata Mandeh ini.
Copyrights © 2021