Faktor ketidakpastian dan parameter variabilitas spasial batuan menjadi faktor penting dalam konsep menganalisis kestabilan lereng. Karakteristik massa batuan yang menunjukkan sifat acak (random) menghasilkan pola distribusi tertentu. Masalah keandalan dalam beberapa segment dapat menggunakan metode tradisional seperti metode kesetimbangan batas (LEM). Sedangkan, untuk metode numerik yang lebih detail dalam perhitungan menggunakan Metode Finite Difference. Finite Difference Methods (FDM) merupakan sebuah metode numerik untuk menganalisis reliabilitas lereng batuan yang menggabungkan teori analisis batas plastis, elemen kaku dan teori pemrograman matematika metode Monte Carlo. Kemiringan batuan dipisahkan menjadi blok antarmuka (interface) menggunakan metode beda hingga untuk menetapkan medan tegangan statis. Selain dari itu, model pemrograman stokastik untuk melakukan analisis reliabilitas lereng batuan yang ditetapkan sesuai FK berdasarkan parameter kekuatan geser interface variabel acak. Dalam Perhitungan FK menggunakan metode sampling Point Estimate Methods dalam penenentuan Probabilitas Kelongsoran. Hasil Analisis menunjukkan bahwa analisis reliabilitas lereng sangat dipengaruhi oleh variabilitas yang melekat pada sudut lereng (friction angle) dan kondisi hidrogeologi pada batuan. Kata kunci: Finite Difference Method, Back Analysis, Point Estimate Method, Reliabilitas, Shear Strength Interface
Copyrights © 2021