Di Kota Kendari terdapat permukiman kampung eks suku Bajo yang didaratkan. Kampung ini terletak di Jalan Gaya Baru, RT 07, RW 03, Kelurahan Petoaha, Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Pada pemukiman ini dibangun lima unit Mandi Cuci Kakus (MCK) umum. Namun, MCK umum tampak terbengkalai karena masyarakat lebih senang melakukan aktifitas MCK di laut atau di belakang rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain MCK umum yang sesuai dengan karakteristik masyarakat eks Suku Bajo dengan penerapan sistem pengelolaan limbah yang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer terdiri dari bangunan MCK lama, data eksisting tapak, dan toilet cemplung warga. Data sekunder berasal dari SNI 03-2399-2002. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan triangulasi. Data dianalisis dengan data direduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan hasil desain penelitian ini disimpulkan bahwa desain MCK umum diadaptasi dari toilet cemplung seadanya dengan mencuplik dan memodifikasi beberapa bagian bangunan, serta menerapkan sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2020