Tulisan ini mendiskusikan penggunaan istilah ‘ekowisata’ pada penamaan berbagai destinasi wisata berbasis alam di Indonesia serta menunjukkan dua faktor yang sangat penting dalam perencanaan, pengembangan, dan operasional ekowisata namun cenderung terabaikan, yaitu pembatasan pengunjung dan keterlibatan masyarakat lokal. Berbagai pihak termasuk pengelola dan pemerintah lokal perlu diberi pemahaman mengenai apa itu wisata alam dan ekowisata mengingat kedua konsep tersebut berbeda dan tidak semua wisata alam dapat dikatakan ekowisata. Mereka juga perlu diedukasi mengenai pentingnya pembatasan pengunjung dan keterlibatan masyarakat lokal pada destinasi-destinasi ekowisata. Kedua faktor ini sangat penting untuk mempertahankan kelestarian destinasi ekowisata.
Copyrights © 2020