Karyawan kontrak rentan mengalami kecemasan karena mereka khawatir akan nasibnya dikemudian hari apabila kontrak tidak diperpanjang, akibatnya manifestasi dari kecemasan menghadapi masa berakhirnya kontrak kerja akan menyebabkan penurunan kinerja karyawan kontrak, apabila fungsi kognitif pada karyawan kontrak tidak berjalandengan baik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dalam menghadapi masa berakhirnya kontrak kerja dengan kinerja karyawan kontrak pada PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Kendari. Penelitian ini dilakukan pada 74 karyawan kontrak PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Kendari. Jenis penelitian ini berupa penelitian kuantitatif korelasional.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakann skala TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) dan skala kinerja karyawan kontrak. Data hasil penelitian dengan menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,634. Nilai tersebut lebih besar dari 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara kecemasan menghadapi masa berakhirnya kontrak kerja dengan kinerja karyawan kontrak. Kata Kunci: Kecemasan, Kinerja Karyawan
Copyrights © 2020