Jurnal Kajian Keislaman
Vol 2, No 2 (2013): Kajian KeIslaman

MENGENAL SISTEM WAKTU UNTUK KEPENTINGAN IBADAH

Misbah Khusurur (Dosen Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap Jl. Kemerdekaan Barat No. 1, Kesugihan, 53274)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2018

Abstract

Adanya perbedaan siang dan malam secara beraturan akibat rotasi di bumi mengakibatkan perbedaan waktu di daerah-daerah di bumi. Daerah yang terlebih dahulu menghadap ke arah matahari waktunya lebih dahulu dari daerah sebelah baratnya. 1 Misalnya, apabila Semarang masuk waktu maghrib maka pada saat itu Lampung belum tiba waktu maghrib, karena Lampung tempatnya lebih Barat daripada Semarang. Demikian juga ketika Lampung sedang terbit matahari maka di Semarang terbit matahari sudah berlalu. Perbedaan waktu tersebut adalah sebesar 1 jam untuk setiap perbedaan 15 derajat bujur, atau 4 menit untuk setiap 1 derajat bujur. Perhitungan ini diperoleh dari waktu yang diperlukan untuk satu kali putaran penuh (360 derajat) selama 24 jam. Tulisan ini akan menjelaskan tentang equation of time, mean time, universal time/greenwich mean time, dan local mean time yang akan sangat penting untuk kepentingan ibadah, terutama untuk pembuatan jadwal shalat shalat.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

amk

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Munqidz : Jurnal Kajian Keislaman dengan nomor terdaftar ISSN 2715-8462 (online), ISSN 2302-0547 (cetak) adalah jurnal yang berisi artikel penelitian tentang Kajian Keislaman yang dilakukan oleh dosen, peneliti dan praktisi yang berhubungan dengan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Jurnal ...