Kecukupan pemberian ASI pada bayi baru lahir dapat dilihat dari penambahan berat badan yang signifikan. Faktor utama penghambat pemberian ASI adalah produksi ASI kurang. Salah satu upaya untuk mendapatkan bahan alami yang mungkin dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan produksi ASI adalah dengan pemberian ekstrak rimpang temulawak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pemberian ekstrak rimpang temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb) pada ibu postpartum terhadap peningkatan berat badan bayi baru lahir. Metode Penelitian ini menggunakan Quasy experimental dengan pendekatan non equivalent control group design. Sampel adalah seluruh ibu post partum yang menyusui dan bayi baru lahir dengan purposive sampling. Variabel independen ekstrak rimpang temulawak dan variabel dependen berat badan bayi baru lahir. Analisis bivariat menggunakan paired t-test untuk uji variabel berpasangan dan uji independent t-test untuk uji variabel tidak berpasangan. Hasil Penelitian ini menunjukkan pemberian ekstrak rimpang temulawak pada ibu postpartum berpengaruh terhadap peningkatan peningkatan berat badan bayi baru lahir (p=0,000). Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian ekstrak rimpang temulawak pada ibu postpartum dapat meningkatkan berat badan bayi baru lahir.
Copyrights © 2021