Penelitian ini berfokus pada bagaimana tingkat ketangguhan warung kopi dan warkop dalam manghadapi badai pandemic covid-19 di Surabaya Utara. Sehingga tertuang dalam tujuan penelitian Untuk mengetahui bagaimana dampak pandemi covid-19 pada warkop dan kafe di Surabaya Utara dan bagaimana ketangguhan keduanya dalam menghadapi pandemi covid-19. Metode Penelitian yang digunakan dalam jurnal penelitian ini adalah jenis penelitian campuran/gabungan antara kualitatif dan kuantitatif. Dengan desain sequential exploratory designs, yaitu pengumpulan data kualitatif dilakukan pertama kali dan dilakukan analisis, kemudian data kuantitatif dikumpulkan dan dianalisis. Jenis kedua ini lebih menekankan pada kualitatif. Hasil penelitiannya adalah Pertama, penurunan jumlah pengunjung warkop antara 30%-40% sedangkan kafe antara 65%-85%. Kedua, pembatasan jam operasional, maksimal pukul 22.00 WIB pada masa PSBB baik warkop maupun kafe. Ketiga, pada warkop dilakukan pembatasan jarak tempat duduk berefek pada menurunnya pagu kapasitas daya tamping. Pada Sebagian kafe juga melakukan pembatasan jarak tempat duduk dan sebagian lain hanya melayani drive THRU hingga Agustus 2020. Keempat, Pengurangan shift pada warkop dan di kafe juga terjadi pengurangan jumlah shift dan system on-off serta sebagian dirumahkan. Kelima, Penurunan omzet dan profit antara 30%-40% pada warkop dan 65%-85% pada kafe. Keenam, Nilai t tabel lebih besar dari 1,96 (yaitu 3,546), sehingga, apabila pandemi covid-19 ini meningkat, maka dampak negative terhadap warkop akan meningkat. Dan Nilai t tabel lebih besar dari 1,96 (yaitu 7,546), sehingga, apabila pandemi covid-19 ini meningkat, maka dampak negative terhadap meningkat akan meningkat. Ketujuh, Tingkat signifikansi dampaknya terhadap warkop lebih kecil 4,0 dari dampak terhadap kafe.
Copyrights © 2020