Ketidakseimbangan beban listrik 3 phase dari pasokan alternator dapat menyebabkan timbulnya arus mengalir pada penghantar netral (Arus Netral) dan penghantar tanah (Arus Grounding). Arus yang mengalir pada penghantar netral menyebabkan rugi-rugi arus netral dan arus yang mengalir pada penghantar tanah menyebabkan rugi-rugi arus grounding. Penelitian ini adalah merancang suatu alat indikator arus pada penghantar netral sebagai upaya untuk mengetahui dan mengantisipasi adanya arus yang mengalir akibat ketidakseimbangan beban. Rancangan alat ini berlandaskan pada kajian teoritis ketidakseimbangan beban dan pengukuran menggunakan digital clamp meter sebagai data pendukung dan pembanding hasil rancangan alat. Rancangan telah dibuat berupa rangkaian Elektronik Mikrokontroler dengan Sensor ACS712 20A dan trafo arus 30/5A. Setelah dilakukan pengukuran menggunakan Mikrokontroler diperoleh bahwa terjadi ketidakseimbangan beban arus netral 26.85 A dengan losses sebesar 18.02 Watt. Nilai kerugian akibat arus netral Rp.46.813.516/tahun dan akibat arus grounding Rp.1.706.573/tahun. Error rata-rata pengukuran dengan alat Mikrokontroler terhadap Digital Clamp Meter sebesar 2.68%.
Copyrights © 2020