Culture & Society: Journal Of Anthropological Research
Vol 2 No 1 (2020): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (September 2020)

Minat Remaja Perempuan Belajar Bertenun Pada Masyarakat Desa Silungkang Duo Kota Sawahlunto

Resti Yulia Putri (Universitas Negeri Padang)
Erianjoni Erianjoni (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2020

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun pada masyarakat Desa Silungkang Duo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun pada masyarakat Desa Silungkang Duo Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif, tipe penelitian studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data secara observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan ada beberapa faktor penyebab kurangnya minat remaja perempuan belajar bertenun diantaranya: Bertenun sebagai suatu pekerjaan yang membosankan, Pengaruh Pendidikan, Pilihan Pekerjaan yang Sudah Semakin Banyak, serta Kurangnya Motivasi dan Daya Tarik yang diberikan Kepada Remaja Perempuan Untuk Belajar Bertenun. Berdasarkan penjelasan tersebut peneliti menemukan bahwasanya minat remaja perempuan belajar bertenun mengalami penurunan, hal ini menandakan rendahnya nAch yang dimiliki remaja perempuan untuk belajar bertenun. Oleh karena itu dibutuhkan peran beberapa pihak untuk meningkatkan need for achievement remaja perempuan untuk belajar bertenun.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

csjar

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Culture & Society: Journal of Anthropological Research was published to develop and enrich scientific discussion for scholars who put interest on socio-cultural issues in Indonesia. Editors welcome theoretical or research based article submission. Author’s argument doesn’t need to be in line ...