Kemajuan Bangsa Indonesia hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan diharapkan dapat menaikan harkat dan martabat manusia Indonesia. Karena itu arah pengembangan pendidikan harus basis pada pengembangan potensi manusia yang beragam . Pendidikan juga merupakan aspek yang memiliki peranan penting dalam pokok pembentukan generasi yang akan datang, karena nasib masa depan Indonesia ini terletak pada tangan generasi muda. Mutu bangsa mendatang tegantung pada pendidikan yang diterimanya sekarang, dengan demikian pendidikan menjadi tanggung jawab bersama terutama para pemerhati yang peduli pada keberlangsungan pendidikan di negara ini. Perbaikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan harus segera dilaksanakan disegala bidang antara lain sarana pendidikan, fasilitas, kurikulum, maupun manajemen pendidikan itu sendiri. Kurikulum merupakan komponen pendidikan yang dijadikan acuan oleh setiap satuan pendidikan, baik oleh pengelola maupun penyelenggara; khususnya oleh guru dan kepala sekolah. Atas dasar inilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sebagai kurikulum operasional sekolah. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 bab I pasal 1 point (15), menyatakan, "KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.” Jadi, dalam KTSP sekolah diberikan keluwesan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan karakteristik, kebutuhan dan potensi sekolah dan daerah.” (Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Untuk itu kita perlu meneliti KTSP ini apa sudah sesuai penerapanya dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan beberapa teori dari : Van Meter dan Van Horn sebagai acuan . Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi kebijakan pendidikan berbasis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterapkan di Sekolah Dasar Negeri Juwet Kenongo Porong. Hasil dari penelitian ini serta dilakukan dengan model Proses Implementasi kebijakan yang dikembangkan oleh Van horn dan Van Meter, dalam proses implementasi terdapat beberapa konsep yang saling terkait. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa proses implementasi kebijakan pendidikan berbasis KTSP di SDN Juwet Kenongo Porong menurut konsep dari Van Horn dan Van Meter telah baik. serta dilihat dari perilaku para pelaksana menunjukkan bahwa mereka sedang mendukung dan menjalankan kebijakan sesuai dengan pemahaman mereka tetapi tetap berujung pada tujuan kebijakan yang sama. Tetapi setiap pengajar sebagai kunci keberhasilan kebijakan ini masih ada yang simpang siur, tetapi mereka memiliki kesepakatan tujuan yang tidak melenceng jauh dari tujuan awal dari kebijakan. Ukuran dan tujuan kebijakan juga telah disepakati bersama dan komunikasi antar lembaga yang terjalin juga telah baik. Karena komunikasi tidak hanya terjadi satu arah melainkan dua arah. Kendala yang ada juga diusahakan untuk mencari solusi yang terbaik. Kata kunci: kebijakan, kualitas, pendidikan
Copyrights © 2014