Berbagai teori kepemimpinan yang dikembngkan para ahli selama ini. Di antaranya kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, kepemimpinan demokrasi dan sebagainya. Dari berbagai teori kepemimpinan tersebut yang ini lagi banyak diterapkan di bidang pendidikan adalah kepemimpinan Servant. Bertolak dari pandangan tersebut, maka tujuan penulisan makalah ini ingin mencari tahu ciri-ciri kepemimpinan servant dan implikasinya dalam dunia pendidikan; ingin mencari tahu konsep apa yang ditawarkan untuk pelaksanaan kepemimpinan servant dalam kegiatan mengajar di kelas. Pendekatan yang dikaji dalam tulisan ini adalah dimensi pemimpin itu sendiri, dimensi pengikut, dimensi situasi dan pengikut. Metode dipergunakan dalam kajian ini adalah metode studi kepustakaan yaitu metode Systematic Litrature Review (SLR) dan metode analisis deduksi ke induksi. Ciri kepemimpinan servant adalah kepemimpinan yang mampu mendengarkan orang lain, mampu berempati, mampu melakukan penyembuhan, memiliki kesadaran, mampu melakukan persuasi, mampu membuat konsep, memiliki visioner, mampu melakukan penatalayanan, memiliki komitmen untuk pertumbuhan manusia, mampu membangun komunitas. Kepemimpian dalam bidang pendidikan kepemimpinan: 1). mampu mengutamakan kegiatan pelayanan, menginspirasi anak didik, memenuhi kebutuhan anak didik; 2). mampu menggali potensi anak didik; 3). mampu menetapkan standar kinerja yang tinggi untuk memberikan stimulasi intelektual kepada anak didik; 4). mampu menyelesaikan persoalan untuk bisa mengembangkan kekuatan; 5). mampu menempatkan diri. Implementasi kepemimpinan dalam bidang pendidikan dapat dijalankan dalam bidang pengajaran di kelas, dalam kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa, kegiatan magang maupun melalui aspek struktural antara atasan dan bawahan yang menunjukkan kesamaan dalam melayani.
Copyrights © 0000