Rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas X IIS SMAN 1 Bantarujeg disebabkan terpusatnya pembelajaran yang menyebabkan kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan juga dalam penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Peneliti menerapkan model pembelajaran berbasis masalah tipe open ended pada kelas eksperimen dan metode pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Peneliti menggunakan metode quasi experimental dengan nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data melalui pretest dan posttest baik di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol. Pengolahan data menggunakan rumus Uji-t. Hasil penelitian bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tipe open ended dibandingkan dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tipe open ended lebih unggul dibandingkan dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2020