Tugas bidan dalam pelayanan terbagi menjadi 4 yaitu promotif, preventif, deteksi dini komplikasi dan kegawatdaruratan. Paradigma pelayanan kebidanan saat ini telah mengalami pergeseran. Selama satu decade ini, asuhan kebidanan dilaksanakan dengan mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer, serta telah menjadi bagian penting dari praktek kebidanan. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang pengobatan komplementer alternative. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternative dalam tatanan kebidanan.Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Karakteristik Bidan dengan Praktik Komplementer Kebidanan di IBI Sleman Ranting Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan Sampel minimal yaitu 30 responden. Analisis data dengan univariate dan bivariate chi Square. Adapun variabel independen dalam penelitian ini yaitu karakteristik responden melputi Usia, Pendidikan, Pelatihan. Variabel Dependen penelitian ini yaitu Praktik Komplementer Kebidanan. Instrumen penelitian dengan kuesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas isi. Penelitian ini diperoleh bahwa karakteristik responden berdasarkan usia dan pendidikan tidak berhubungan dengan pelaksanaan praktik komplementer kebidanan di IBI Sleman Ranting Timur dengan p=0.290 sedangkan pelatihan memiliki hubungan dengan Praktik Kebidanan komplementer di IBI Sleman Ranting Timur dengan nilai p=0.001.
Copyrights © 2020