Bukit Tanggulangsi merupakan salah satu daya tarik wisata baru yang sedang dikembangkan oleh pemerintah dan masyarakat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo DIY. Di kawasan ini ditawarkan dua daya tarik utama yaitu panorama alam perbukitan dan agrowisata. Namun dalam pengembangannya pengelola masih terfokus di pengembangan produknya saja sehingga pencapaian dalam kunjungan wisatawannya masih belum maksimal. Konsep pemasaran yang belum ada berakibat pada belum adanya perluasan promosi kawasan ini. Dengan melakukan pendekatan teori pemasaran Kotler, penulis melakukan analisa segmentasi pasar, targeting, positioning dan bauran pemasaran. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis fishbone diagram yang akan didapatkan sebuah analisa penyebab dari sebuah masalah atau kondisi. Fungsi dasar diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/ Ishikawa adalah untuk mengidentifikasi dan mengorganisasi penyebab-penyebab yang mungkin timbul dari suatu efek spesifik dan kemudian memisahkan akar penyebabnya. Fishbone Diagram sendiri banyak digunakan untuk membantu mengidentifikasi akar penyebab dari suatu masalah dan membantu menemukan ide-ide untuk solusi suatu masalah. Alhasil dari analisa tersebut dapat dijadikan arahan strategi sebagai dasar penguatan konsep pemasaran di kawasan wisata bukit Tanggulangsi.
Copyrights © 2020