Kejuaraan pencak silat akan lebih terukur dan lebih mudah jika menggunakan sistem digital karena sistem informasi pertandingan pencak silat dapat meminimalisir adanya human error dan dapat mengatur jalannya kejuaraa sehingga panitia kejuaraan akan lebih ringan kinerjanya[1]. Metode User Centered Design(UCD) di gunakan dalam sistem informasi ini karena banyaknya masukan, saran keinginan dari para wasit-juri, panitia dan peserta yang harapan kedepan mampu menjadikan sistem ini mudah di pakai dari berbagai kalangan. Keinginan dari pengguna untuk tampilan dan fitur dari sistem informasi sangatlah beragam, oleh karena itu peneliti memulai tahap Specify The Context of use yang akan mengidetifikasi siapa saja, untuk apa dan kondisi seperti apa pengguna mulai menggunakan sistem informasi ini[2]. Sistem informasi pertandingan pencak silat dirancang dan dibangun menggunakan metode User Centered Design sehingga prototype yang dihasilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Sistem informasi pertandingan pencak silat telah melalui tahap evaluasi dan pengujian menggunakan usability testing dengan skor 94,25% dan pengujian black box dengan hasil seluruh fitur yang dirancang berjalan sesuai harapan.
Copyrights © 2020