Articles
Perancangan Sistem Repositori Tugas Akhir Menggunakan Progressive Web App (PWA)
Aminudin Aminudin;
Basri Basren;
Ilyas Nuryasin
Techno.Com Vol 18, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (709.851 KB)
|
DOI: 10.33633/tc.v18i2.2309
Penggunaan perangkat lunak seperti DSpace, EPrints, ataupun Senayan Library Information Management Systems (SLIMS) dalam membangun sistem repositori tugas akhir menghasilkan sistem yang tidak memiliki karakteristik web modern. Karakteristik yang tidak dimiliki di antaranya tidak bergantung pada konektivitas jaringan sehingga dapat diakses secara offline, terlihat seperti aplikasi native pada umumnya, dapat diinstal pada homescreen perangkat pengguna, dan menampilkan splashscreen ketika awal aplikasi dibuka. Oleh karena itu, untuk membangun sistem repositori tugas akhir yang memiliki karakteristik web modern maka sistem ini akan dibangun berbasis Progressive Web App (PWA) dengan menggunakan teknologi service worker, manifest web app, dan architecture app shell. Dari Hasil implementasi PWA pada sistem menunjukkan bahwa dengan menggunakan service worker akan membuat website tidak bergantung pada konektivitas jaringan sehingga dapat diakses secara offline. Sedangkan, dengan menggunakan manifest web app, website dapat memunculkan pop-up add to homescreen (A2HS) yang berguna bagi pengguna untuk melakukan instalasi sistem pada homescreen perangkat dan memunculkan splashscreen ketika pengguna mengakses sistem melalui icon pada homescreen perangkat. Selain itu, dengan mengimplementasikan architecture app shell membuat perpindahan halaman pada website tidak melakukan load ulang halaman secara keseluruhan. Dari hasil pada pengujian kualitas PWA berdasarkan baseline progressive web app checklist dihasilkan skor 92.4/99. Skor ini menunjukkan bahwa PWA telah diimplementasikan dengan baik pada sistem repositori tugas akhir yang dibangun.
Prototype of Knowledge Management System for the Higher Education Institution in Indonesia
Ilyas Nuryasin;
Yudi Prayudi;
Teduh Dirgahayu
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In this paper, we propose a model of knowledge management for higher education institution in Indonesia. The model consists of five processes (i.e. capturing, structuring, storing, disseminating and implemetation) and six critical success factors (i.e. vision, culture, management support, technology, education and motivation, and maintenance). Based on the model, we develop a prototype of knowledge management system that accomodates activities and processes in higher education institutions. The prototype is designed to support organization learning and can be used as knowledge repository in the organization.
3D Interaction in Augmented Reality Environment with Reprojection Improvement on Active and Passive Stereo
Eko Budi Cahyono;
Ilyas Nuryasin;
Aminudin Aminudin
IC-ITECHS Vol 1 (2014): Prosiding IC-ITECHS 2014
Publisher : IC-ITECHS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1431.301 KB)
This research proposes the three dimensional (3D) interaction on the augmented reality (AR) environment based on interposition. Interposition is captured from the intersection of reconstruction points. That points should be increased to generate accurate interposition. The optimal triangulation is used to increase the performance for reconstructing 3D. This method is applied to Logitech camera (passive stereo) and Kinect camera (active stereo) to analyze the result of reconstruction. Based on the calibration testing, optimal triangulation gives a significant deference accuration on both of Logitech and Kinect cameras. On the passive stereo, accurate interaction is generated by combining subpixel detection and the optimal triangulation algorithm, while on the active stereo, the accuration of depth image can be improved by just applying the optimal triangulation algorithm.
Pengembangan Prototipe Sekolah Pintar: Uang Saku Elektronik
Ilyas Nuryasin
Jurnal Informatika Vol 5, No 2 (2021): JIKA (Jurnal Informatika)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/jika.v5i2.4291
Konsep smart object semakin banyak diadopsi oleh masyarakat, seperti smart city, smart farms, smart campuses, smart school dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sekolah pintar dengan mengembangkan prototipe sistem tunjangan siswa berbasis kartu pintar. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian dan pengembangan, dimulai dengan studi ilmiah kemudian dilanjutkan dengan penyusunan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi dan pengujian prototipe. Prototipe ini menawarkan pengelolaan uang saku siswa yang mereka belanjakan di lingkungan sekolah yang terintegrasi dengan kartu pintar. Prototipe ini sudah diuji fungsionalitasnya dan berjalan sesuai fungsinya.
Analisis dan Implementasi Algoritma Asimetris Dual Modulus RSA (DM-RSA) pada Aplikasi Chat
Aminudin;
Ilyas Nuryasin
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 5 No 4 (2021): Agustus 2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.735 KB)
|
DOI: 10.29207/resti.v5i4.3297
The RSA algorithm is one of the cryptographic algorithms with an asymmetric model where the algorithm has two keys, namely the public key and the private key. However, as time goes on, these algorithms are increasingly exposed to security holes and make this algorithm vulnerable to being hacked by people who do not have authority. The vulnerability stems from the algorithm's public keys (e and n). The strength of the RSA algorithm is based on the difficulty of factoring two prime numbers that are generated during the key generation process, if these values can be known using certain methods, the public key and private key values will be found. Therefore, there are many studies that improvise the RSA algorithm, one of which is the Dual Modulus RSA (DM-RSA) algorithm. The algorithm uses four prime numbers which produce 2 modulus and 4 keys (2 public keys and 2 private keys). From the results of the Kraitchik factorization test, it was found that the DM-RSA algorithm was proven to be more resistant up to 2 times or even more than the standard RSA algorithm. This is evidenced by the fact that the value of n is 24 bits, the RSA algorithm can last up to 63204 ms (1 minute 22 seconds) while the Dual Modulus RSA algorithm lasts up to 248494123 ms (142 minutes 47 seconds).
Pengembangan Aplikasi Asisten Pintar Pembuka Al Qur’an 30 Juz dengan Perintah Voice Command
Amarul Akbar;
Shofiyah;
Nur Hayatin;
Ilyas Nuryasin
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 5 No 5 (2021): Oktober2021
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (803.331 KB)
|
DOI: 10.29207/resti.v5i5.3541
Many developers of digital Qur'an applications today still use tap to scrolling to run applications, although the features are interesting. This makes it less effective and efficient in opening the Qur'an. As is the case during the taklim assembly, some da'i are very interactive with jama'ah, asking to open certain surahs and verses so that there are some who have difficulty in searching. Therefore, the need for the Qur'anic application with voice command command to facilitate users. This research is the development of the Qur'an application with voice recognition feature. Using the waterfall method in development, voice command with google speech API as a voice command of surah and verse calling in the Qur'an application 30 juz. Conducted 10 randomized experiments with calls in the form of play or open surahs and certain verses give a 90% accuracy result. Commands can be given when online or offline. Then the use of google speech API can be very useful for use in the development of other applications.
PENGEMBANGAN PROTOTIPE TOMBOL DARURAT PERUMAHAN BERBASIS WEBSITE
Ilyas Nuryasin
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 2 (2021): April 2021
Publisher : STMIK Royal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33330/jurteksi.v7i2.918
Abstract: Environmental safety is a shared responsibility between the community and the officers who are specially authorized to secure an area. For this reason, the role of the community in informing actions that interfere with safety is important. This study aims to develop a prototype of an environmental safety system using an emergency button application to inform certain safety conditions. This research is developed by conducting a Research and Development model through requirement analysis, system design, implementation, and functional testing. This prototype offers a basic function of the security system at a residence, such as a button for hazard emergency, stranger alert, notification when out of town, and needing assistance. This prototype is connected to the account of each resident with the security officer at the post guard. This prototype has been tested and works well as expected. Keywords: emergency button; security; residence; Abstrak: Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan petugas yang diberi wewenang secara khusus menjaga keamanan sebuah wilayah. Untuk itu, peranan masyarakat dalam menginformasikan tindakan-tindakan yang mengganggu keselamatan menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem keamanan lingkungan menggunakan aplikasi tombol darurat bagi masyarakat untuk menginformasikan kondisi keamanan tertentu. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan model Research and Development dengan melakukan analisis kebutuhan selanjutnya dirancang dan diimplementasikan dalam bentuk situs web yang selanjutnya diuji coba fungsionalitasnya. Fungsi yang ditawarkan dalam model ini meliputi tombol darurat bahaya, waspada orang asing, keluar kota dan bantuan. Sistem terhubung pada akun masing-masing warga dengan petugas keamanan di pos keamanan. Prototipe telah diuji fungsionalitasnya dan bekerja baik sesuai dengan fungsinya. Kata kunci: keamanan; perumahan; tombol darurat
Evaluation of Animation-Based Reading Learning System during the Covid-19 Pandemic Using the Usability Scale System
Rama Haryamadha;
Ilyas Nuryasin
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33258/birci.v5i3.6888
In recent years, the world is facing a big problem that started with the emergence of an outbreak of a disease caused by the corona virus or familiarly called Covid-19. Almost all aspects of life are affected and undergo significant changes. So because Covid-19 pandemic teaching and learning activities apply distance learning from home with an online model or online learning. Distance learning is a planned teaching and learning activity outside the classroom environment and there is no face-to-face interaction between students and teachers this learning emphasizes independent learning. This policy requires all educational institutions to be active and innovative in designing their learning activities. With innovations in distance learning during the Covid-19 pandemic, students will feel enthusiastic and lose boredom during activities, learning is more varied and students are not bored to increase the interactiveness of learning, it uses an animation-based reading system to see what features are lacking, so it is necessary to evaluate so that there will be improvements in the future. System Usability Scale is one of the evaluation methods used to see the usability of a software product. Usability evaluation was carried out to 10 student user respondents across generations. Based on the results of the Usability evaluation, the animation-based learning to read platform has a score of 88 and is considered to have met the Usability element.
Pengembangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan daerah Prioritas Tujuan Vaksin Berbasis Website
Elsandy Wirahadi Kusumah;
Didih Rizki Chandranegara;
Ilyas Nuryasin
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jii.v2i3.2203
Tujuan: tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk membangun sistem yang mampu mengelompokan data penduduk berdasarkan jenis zona dan mengetahui hasil target vaksinasi yang menjadi prioritas berdasarkan zona. Tujuan utama pemberian vaksin COVID-19 adalah membantu tubuh untuk mengembangkan kekebalan terhadap virus penyebab COVID-19 tanpa harus terserang penyakit terlebih dahulu. Metode: Dalam melakukan penelitian, agar penelitian tersebut dapat berjalan dengan lancar diperlukan tahapan-tahapan yang perlu dilalui oleh peniliti. Urutan tahapan yang dimaksud adalah studi literatur, analisis masalah, perancangan sistem, analisa dan pembahasan dan yang terakhir kesimpulan dan saran. Sistem informasi geografis merupakan sistem yang terdiri dari software dan hardware komputer, data spasial yang bergeoreferensi yang digunakan untuk memperoleh, menyimpan, mengolah dan menampilkan informasi. Dalam perhitungannya perangkat lunak yang rencananya akan dibangun oleh peneliti akan menggunakan algoritma K-means. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada sistem informasi geografis yang sudah dirancang pada penelitian ini dapat menampilkan jumlah data penduduk pada suatu daerah yang mendapatkan dampak dari COVID-19 terbanyak. Dengan begitu sistem ini sangat membantu petugas vaksinasi dalam menentukan prioritas daerah mana yang harus dilakukan kegiatan vaksinasi untuk mengurangi penyebaran virus tersebut. Kesimpulan: Temuan dari penelitian ini menyarankan pada sistem informasi geografis yang sudah dirancang pada penelitian ini dapat menampilkan jumlah data penduduk pada suatu daerah yang mendapatkan dampak dari covid-19 terbanyak
dakwah.pwpmjatim.id: Webtool untuk Gen Z tentang Sebaran Fasilitas Layanan Ibadah dan Kanal Media Sosial Masjid Binaan Muhammadiyah Jawa Timur
Luqman Hakim;
Ilyas Nuryasin;
M Artabah Muchlisin;
Hidayaturrahman Hidayaturrahman;
Izuddin Karim;
Burhanuddin Burhanuddin;
Thoat Stiawan;
Fakhruddin Alamsyah;
Dikky Syadqamullah;
Ahmad Shobrun Jamil
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v7i2.15442
Muhammadiyah memang sudah banyak menggunakan teknologi modern, termasuk media sosial, untuk melakukan komunikasi dan menyampaikan informasi dakwah, namun intensitas dan kapasitasnya masih terbilang rendah dibandingkan dengan komunitas yang harus dijangkau. Pemuda Muhammadiyah sebagai penerus gerakan Muhammadiyah tentu harus merumuskan dan segera mengeksekusi langkah-langkah konkrit dalam mendigitalisasi program dakwahnya. Platform digital http://dakwah.pwpmjatim.id adalah salah satu upaya Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur bersama dengan Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang dalam membangun ekosistem digital dakwah yang simpel dan mudah. Fitur web disusun sebaran fasilitas layanan ibadah dan kanal media sosial masjid binaan Muhammadiyah Jawa Timur. Pin titik lokasi tunggal (berwarna biru putih merah), akan menunjukkan menu tautan media sosial instagram, facebook dan youtube sehingga dapat dimanfaatkan pengguna untuk lebih jauh menikmati layanan online masjid. Namun fitur ini masih terus dikembangkan karena mayoritas masjid belum memiliki kanal media sosial. Platform ini dibangun untuk membantu Muhammadiyah di Jawa Timur menampilkan peta lokasi, fasilitas, layanan dan kanal-kanal media sosial masjid dalam binaannya. Kedepan, platform ini dapat diintegrasikan dengan berbagai platform digital dalam binaan Muhammadiyah sehingga manfaatnya dapat lebih luas meliputi bidang pendidikan, sosial, budaya dan tentunya bidang dakwah Muhammadiyah. Platform ini juga direncanakan akan diperluas hingga dapat memetakan masjid binaan Muhammadiyah dalam skala nasional bahkan internasional.