Padi sawah sangat diminati masyarakat dan mengakibatkan tingginya permintaan padi sawah, sehingga diperlukannya peningkatan padi sawah dengan melakukan priming benih dengan memanfaatkan biofertilizer yang berasal dari jamur Trichoderma spp. yang berperan dalam memacu tinggi perkecambahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon perkecambahan terhadap tinggi perkecambahan benih padi sawah varietas sirandah batuampa, menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu perendaman benih dengan isolat Trichoderma spp. RE, SBT, SRBA, KRT, SB dan tanpa Trichoderma (kontrol). Data yang diperoleh akan dianalisis secara statistik dengan menggunakan ANOVA. Apabila terdapat perbedaan yang nyata maka dilakukan uji lanjut DMRT dengan α = 5%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian isolat Trichoderma spp. tidak berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi perkecamabahan benih padi sawah (Oryza sativa L. var. sirandah batuampa). Isolat Situ bagendit (SBT) menjadi isolat dengan rerata nilai tinggi perkecambahan terbaik dibandingkan dengan kontrol dan jenis isolat Trichoderma spp. lainnya.
Copyrights © 2021