Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya kemandirian pemiliharan karir di kelas IX-2 SMP Negeri 7 Medan sebelum dan setelah diberikan layanan informasi melalui teknik selfreflection dan untuk mengetahui pelaksanaan layanan informasi pada siswa kelas IX-2 SMP Negeri 7 Medan Tahun Ajaran 2017/2018. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah kemandirian pemilihan karir siswa ada peningkatan setelah diterapkan layanan informasi dengan teknik self reflection kelas IX-2SMP Negeri 7 Medan Tahun Ajaran 2017/2018.  Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian tindakan kelas (classroom action research). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksprimen atau percobaan (eksprimental research) dengan cara memberikan perlakuan berupa layanan informasi dengan teknik self reflection terhadap kemandirian pemilihan karir siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di Kelas IX-2 SMP Negeri 7 Medan Tahun Ajaran 2017/2018 yang berjumlah 30 orang. Objek dalam penelitian ini yakni keseluruhan proses pembelajaran penerapan layanan informasi dengan teknik self reflection terhadap kemandirian pemilihan karir siswa kelas IX-2 SMP Negeri 7 Medan Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data yaitu : berupa angket kemandirian belajar siswa, teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Berdasarakan hasil penelitian diperoleh Mo = 89,93 dan Mi = 87,5. Berdasarkan hasil perhitungan Mo > Mi atau 89,93 > 87,5. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan kemandirian pemilihan karir pada siswa kelas IX-2 SMP Negeri 7 Medan setelah diberikan layanan informasi dengan teknik  self reflection cenderung tinggi. Hasil analisis deskriptif persentase diatas menunjukkan bahwa layanan informasi teknik self reflection dapat memberikan peningkatan terhadap kemandirian pemilihan karir siswa. Melalui pemberian layanan informasi teknik self reflection ini diharapkan dapat merubah kemandirian pemilihan karir siswa yang sebelumnya pada kategori cukup dapat menjadi baik dan siswa yang sebelumnya pada katagori cukup dapat menjadi baik dan siswa yang sebelumnya pada kategori baik dapat dijaga serta dipertahankan atau bahkan dapat menjadi sangat baik.
Copyrights © 2021