Masyarakat pada umumnya menerjemahkan politik itu kotor. Anggapan ini terjadi karena realitas politisi yang seringkali bertindak keliru terhadap hakekat dan tujuan negara ketika menyelenggarakan pelayanan publik. Hal ini semakin diperparah dengan perilaku korupsi yang sering terjadi di kalangan wakil rakyat. Perilaku seperti ini sesungguhnya bertentangan dengan nilai-nilai moral. Gereja sendiri sudah menetapkan ajarannya dalam berbagai dokumen agar seorang politisi wajib menjalankan tugas pelayanannya. Gereja menghendaki agar para politisi tetap memperjuangkan kesejahteraan bersama. Tugas panggilan ini sangatlah mulia dan luhur karena mereka mengambil bagian dalam karya keselamtan Allah. Karena itu para politisi hendaknya tetap memperjuangkan kebaikan bersama dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
Copyrights © 2019