Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui perbedaan gender dalam stres yang dirasakan di kalangan dewasa muda sebelum dan sesudah konseling. Artikel saat ini menyajikan perbedaan rata-rata di antara kedua gender yang merasakan stres sebelum dan sesudah konseling. Untuk melakukan penelitian, sampel 120 dewasa muda yang termasuk dalam kelompok usia 20-40 tahun dipilih. Untuk mengukur tingkat stres di antara orang dewasa muda skala stres yang dirasakan yang dikembangkan oleh Cohen (1983) digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin sebelum dan sesudah konseling. Namun, perbedaan rata-rata yang diamati antara jenis kelamin yang menggambarkan wanita memiliki tingkat stres yang dirasakan lebih tinggi dibandingkan dengan pria sebelum dan sesudah konseling. Oleh karena itu, terbukti bahwa teknik konseling efektif dalam mengurangi stres dan meningkatkan strategi koping yang lebih baik di kalangan dewasa muda
Copyrights © 2019