Pelayanan merupakan bentuk kegiatan yang dilakukan organisasi atau lembaga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Tujuan dari pelayanan adalah untuk memastikan pelanggan menerima arahan secara cepat, tepat dan cermat sehingga tidak menimbulkan kesalahan informasi yang akan membuat pelanggan hilang kepercayaan pelayanan. Pelayanan ibadah haji terpadu satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis yang beru saja diresmikan pada tanggal 27 Februari 2019 bertujuan untuk memudahkan dan mempercepat masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi calon jemaah haji. Namun dalam pelaksanaannya, beberapa kendala ditemukan antara lain masih kurang optimalnya sosialisasi pendaftaran ibadah haji kepada masyarakat, kurangnya sumber daya manusia internal kementerian agama Kabupaten Ciamis maupun mitra dari bank penerima setoran (BPS), sarana internet yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelayanan ibadah haji terpadu satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekriptif melalui studi pustaka. Analisis pelayanan dalam penelitian ini menggunakan terori dari Philip Kottler yakni alat ukur pelayanan bisa dilihat dari faktor-faktornya antara lain wujud fasilitas pelayanan, daya tanggap dalam melayani serta jaminan untuk meningkatka kepuasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pelayanan ibadah haji secara terpadu dan satu atap di kementerian agama Kabupaten Ciamis cukup berjalan baik. Meskipun dalam pelaksanaannya masih ditemukan hambatan-hambatannya antara lain kurangnya sosialisasi dan kurangnya jumlah sumber daya manusia yang di tempatkan sebagai petugas pelayanan ibadah haji baik dari internal kementerian agama maupun dari mitra bank penerima setoran.Kata Kunci: Manajemen Pelayanan, Ibadah Haji, Terpadu, Satu Atap
Copyrights © 2020