Permasalahan yang dihadapi oleh pengelola Panti Asuhan Riyadlul Jannah dan Panti Asuhan Al Mustaghfirin Semarang terkait dengan kelangsungan hidup anak-anak asuh baik yang masih sekolah maupun yang akan lulus dari tingkat SMA antara lain ketidakmampuan pengelola panti asuhan dalam pembiayaan kelanjutan dari studi anak-anak asuh setelah lulus dan kurangnya keterampilan anak-anak asuh dibidang multimedia menangkap peluang usaha di industri digital. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan secara komprehensif tentang perolehan pendapatan melalui wirausaha secara digital (e-commerce) dan pelatihan serta pendampingan pembuatan akun serta lapak di e-commerce, penentuan produk dan harga, promosi, pengemasan, hingga pendistribusian produk melalui jasa ekspedisi. Target luaran yang ingin dicapai adalah peningkatan kemampuan dan kreativitas dalam berwirausaha secara digital (e-commerce). Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah IbM (IPTEKS bagi Masyarakat) yang dilakukan melalui pendidikan dan arahan secara komunikasi dua arah (duplex), dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan dan pendampingan penggunaan e-commerce, hingga simulasi pelaksanaan bisnis secara digital. Hasil yang diperoleh adalah dalam proses peningkatan keterampilan wirausaha melalui pemanfaatan e-commerce sebagai media startup bisnis dilakukan dengan tahapan: (1) Metode IbM, yaitu pelatihan pendaftaran dan pengelolaan profil e-commerce; (2) Mengelola akun e-commerce secara berkala hingga terjadi penjualan; (3) Menjual dan membuat pelaporan bisnis online yang telah dijalankan.
Copyrights © 2021