Pembelajaran matematika yang abstrak menjadikan dunia nyata hanya dijadikan tempat mengaplikasikan konsep. Akibatnya, siswa kurang menghayati atau memahami konsep-konsep matematika, dan siswa mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut berimbas pada capaian hasil belajar siswa. Penelitian ini mengimplementasikan penggunaan media pembelajaran berupa benda-benda konkret sesuai bentuk bangun datar dan ruang untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi bangun datar dan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran terutama pada materi bangun datar dan ruang. Desain penelitian yang penulis lakukanĀ adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus. Tindakan diterapkan dalam tiga siklus dimana setiap siklus mencakup empat tahap kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi kelas, refleksi dari tindakan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik observasi, tes, wawancara, dan catatan lapangan. Adapun metode analisis datanya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan, serta verifikasi dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media benda konkret dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan dengan persentase kelulusan siswa sebesar 88.9% dan rata-rata nilai sebesar 86.4. Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan dari yang semula berkategori kurang, menjadi baik, dan sangat baik.
Copyrights © 2020