Belum maksimalnya penggunaan fasilitas penunjang kegiatan anak di luar ruangan, dapat menjadi penyebab menurunnya aspek motorik kasar. Seiring dengan itu, Taman Kanak-Kanak belum menganggap betapa pentingnya perkembangan motorik. Sejalan dengan pertambahan usia kematangan syaraf serta otot-otot anak, diperlukan adanya bimbingan dan rangsangan secara kontinu oleh guru membantu anak dalam mengarungi masa perkembangannya. Selain dari pada hal tersebut, peran orang tua tak luput turut andil mendukung tumbuh kembang anaknya agar terbentuk sikap motorik yang baik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan anak usia 5-6 tahun melalui penerapan kegiatan menari kreasi. Metode penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pelaksanaannya membutuhkan enam kali pertemuan, Metode tersebut memiliki beberapa tahapan antara lain perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan, berdasarkan persentase bisa mencapai 90,44%, dengan demikian dapat disimpulkan adanya peningkatan. Manfaat penelitian ini pada dasarnya akan menambah khazanah pengetahuan orang tua tentang mendidik anak dengan menyesuaikan perkembangannya.
Copyrights © 2021