Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur, sehingga seseorang tidak memperlihatkan perasaan lelah, mudah gelisah, lesu dan apatis, kehitaman di sekitar mata, kelopak mata bengkak, konjungtiva merah, mata perih, perhatian terpecah-pecah, sakit kepala dan sering menguap atau mengantuk. Kecemasan mahasiswa dapat dipengaruhi dari banyak faktor, salah satunya adalah kualitas tidur. Mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian CBT pada mahasiswa baru. Penelitian kuantitatif dengan metode analitik dan desain cross sectional, populasi adalah Mahasiswa baru fakultas kedokteran umum Universitas Malahayati tahun 2019. Dari 106 responden yang diteliti didapatkan distribusi frekuensi kualitas tidur buruk sebanyak 76 orang (71,7%). Distribusi frekuensi kecemasan terlihat bahwa mahasiswa yang tidak ada kecemasan sebanyak 28 orang (26,4%). Ada hubungan kualitas tidur dengan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian CBT pada mahasiswa baru di fakultas kedokteran umum Universitas Malahayati tahun 2019 dengan nilai p-value = 0,033.
Copyrights © 2020