Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perilaku masyarakat (konsumen) dalam memilih tempat belanja baik di minimarket ataupun toko kelontong di wilayah kalirungkut, kota Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara. metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental random sampling, yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak, populasi yang dapat ditemui dengan mudah yang dengan senang hati memberikannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya pasar modern (Minimarket) Para pedagang toko kelontong secara umum beranggapan bahwa pasar modern dapat memberikan dampak negatif yang secara otomatis dapat menurunkan pendapatan mereka, mengurangi jumlah pelanggan di toko kelontong. Namun, dalam kenyataanya minimarket sama sekali tidak mempengaruhi pendapatan toko kelontong karena masyarakat tetap tertarik belanja di toko kelontong karena lebih dekat dengan rumah, dan harganya lebih murah daripada minimarket.
Copyrights © 2020