Sebaik apapun system yang telah disusun atau dilengkapi dan apapun sarana dan prasarana yang tersedia dalam organisasi, tanpa didukung oleh keberadaan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan memadai, maka berbagai kelengkapan tersebut tidak akan berarti. Peran sumberdaya manusia tentunya harus dikuatkan dengan pengembangan kompetensi. Kompetensi merupakan karakteristik sikap dan perilaku yang efektif yang akan menentukan kinerja unggul dalam pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode deskriptif bertempat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2020. BPSDMD sebagai lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah di Daerah pada masa pandemic Covid-19 saat ini dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan organisasi dalam mendorong Knowledge Sharing behavior menjadi sangat penting, karena melalui Knowledge Sharing, pengetahuan dapat disebarkan, diimplementasikan dan dikembangkan dalam sebuah organisasi (learning organization). Peran pimpinan organsasi pada implementasi knowledge sharing pada tahap awal, diharapkan memberikan advokasi yang memadai dan wadah para widyaiswara untuk saling berbagi pengetahuan. Langkah kecil yang sangat berarti karena akan memotivasi widyaiswara khususnya untuk terus menguatkan eksistensinya, memberikan dampak pada peningkatan kompetensi widyaiswara pada organisasi, membantu mengembangkan profesinya dan menjadi widyaiswara pembelajar sepanjang hayat.
Copyrights © 2020