Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan kesimpulan tentang ada tidaknya perbedaan Tingkat Emosi Siswa antara orangtuanya yang melakukan pembinaan dengan Siswa orangtuanya yang tidak melakukan pembinaan. Sampel yang diambil sebanyak 58 Siswa kelas V SDN Kuta Bumi 1 Pasar Kemis Tangerang dengan penentuan sampel berdasarkan tehnik adalah Random Sampling, dimana untuk menyaring data Variabel Motivasi Belajar siswa dengan menggunakan Quessioner dengan Skala Likert tertutup menggunakan lima (5) alternatif Jawaban. Uji normalitas dari Tingkat emosi siswa dalam kelompok pembinaan orang tua positif dikategorikan baik yaitu dengan taraf signifikan sebesar 0,05 dan N = 29 didapat L hitung sebesar -0,0326 dan L tabel sebesar 0,161 (-0,0326 < 0,161) ini berarti Tingkat Emosi Siswa dari kelompok yang pembinaan orang tuanya positif berdistribusi normal, dan untuk kelompok Tingkat Emosi siswa dengan pembinaan orang tua kurang diperoleh L hitung sebesar -0,0246 dan L tabel sebesar 0,161 (-0,0246 < 0,161) ini berarti Tingkat emosi Siswa dari kelompok yang pembinaan orang tuanya kurang berdistribusi normal. Selanjutnya dilakukan pengujian dengan melakukan Uji Homogenitas terhadap kedua kelompok sampel dengan menggunakan F hitung diperoleh angka sebesar 1,35 dan F tabel sebesar 4,20 dengan taraf signifikansi 0,05 disimpulkan bahwa kedua sample berasal dari Populasi yang Homogen. Tehnik analisa data dengan menggunaan Analisis Varian (ANAVA) satu jalur. Hasil bahwa F-hitung sebesar 17,06 dimana F-tabel sebesar 4,00. Jadi berdasarkan Analisis Varian tersebut bahwa F hitung > F tabel , jadi terdapat Pengaruh Peranan Orang Tua terhadap Pembinaan Emosi SDN Kuta Bumi 1 kelas V SDN Kuta Bumi 1 Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Propinsi Banten.
Copyrights © 2012