Buletin LOUPE (Laporan Umum Penelitian)
Vol 12 No 02 (2014): Edisi Desember 2014

OPTIMALISASI PROSES PULPING KRAFT DAN PENGARUH PENIMBUNAN BAHAN BAKU TERHADAP KUALITAS PULP DAN KERTAS DARI JENIS KAYU ANGGRUNG (Trema orientalis BI)

Abdul Rasyid Zarta (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2014

Abstract

Penelitian ini secara khusus selain untuk meneliti optimalisasi pulping Kraft jenis kayu Anggrung juga akan mengamati pengaruh penimbunan bahan baku dalam bentuk chip kayu terhadap kualitas pulp dan kertas yang dihasilkan. Karena penimbunan bahan baku di lapangan terbuka akan mengakibatkan degradasi kualitas bahan baku baik secara fisika maupun kimia akibat pengaruh cuaca dan serangan mikroorganisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi proses pulping Kraft dari jenis kayu Anggrung dan mengetahui perubahan kualitas pulp dan kertas karena pengaruh penimbunan bahan baku di lapangan . Pada penelitian ini dalam proses pulping akan menggunakan proses pulping Sulfat/Kraft yang didasarkan atas metode Zellcheming : Merkblatt. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisa dengan menggunakan grafik. Pada penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut : Nilai optimal proses pulping jenis kayu Anggrung (Trema orientalis BL) adalah pada konsentrasi Alkali Aktif (AA) 14%, Sulfiditas (S) 25%, waktu pemasakan (t) 1 jam, temperature (T) 170oC dan AQ 0,10%. Penambahan bahan additive AQ 0,10% mampu meningkatkan selektifitas delignifikasi dengan adanya perbaikan sifat fisika pulp dan sifat fisika mekanika kertas. Waktu penumpukan bahan baku kayu anggrung di lapangan terbuka maksimal 2 minggu sebelum diproses lebih lanjut dalam proses pulping Kayu Anggrung sebagai bahan baku pulp dan kertas tergolong dalam kelas kualita II

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jurnalloupe

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Buletin Loop of the Politeknik Pertanian Negeri Samarinda is one of the most active centres of scientific work in agriculture in the Samarinda. Problems are attacked from two distinct points of view: the economic, in which the object is to show how crops may be produced a little more cheaply than at ...