Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi
Vol. 2 No. 2 (2020): Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi

Peran Aktivis Media Sosial (Buzzer) Sukarela: Studi Kasus Member Independen Herbalife Nutrition

Ibnu Akmal (Manajemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia)
Irwansyah Irwansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Nov 2020

Abstract

Kehadiran buzzer di era media sosial yang tumbuh pesat banyak dimanfaatkan oleh perusahaan atau pihak-pihak tertentu karena memiliki pengaruh dalam menyampaikan pesan kepada khalayak, yang tentu saja mendatangkan kembali keuntungan bagi buzzer sebagai sumber pemasukan. Dalam media sosial, meski banyak buzzer yang memiliki motif ekonomi, namun ada pula buzzer yang menggunakan media sosial untuk menunggah hal-hal yang disukai secara sukarela tanpa imbalan. Hal ini terlihat jelas pada Herbalife Nutrition, sebuah direct selling company yang umumnya keberadaan distributor atau member (anggota) hanya berorientasi pada keuntungan penjualan produk dan mengembangkan downline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap buzzer sukarela yang menjadi garda terdepan sebuah brand atau perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengungkap kenyataan atau fakta, keadaan, fenomena, variabel serta keadaan yang ada. Hasilnya, member independen Herbalife Nutrition yang mencintai produk dan menyukai gaya hidup sehat aktif sesuai dengan filosofi perusahaan, kemudian merasa memiliki ikatan dan menjadi buzzer sukarela yang berperan sebagai penjaga citra perusahaan atau brand. Hal ini tentu mengangkat sisi baru atas kegiatan buzzer di media sosial. Kata kunci: buzzer sukarela, multi-level marketing; Herbalife Nutrition

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

calathu

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi membuka peluang bagi para peneliti untuk menuliskan naskah hasil penelitian dalam lingkup ilmu komunikasi, topik tidak dibatasi dan beragam, mulai dari kajian media dan budaya, periklanan, penyiaran, jurnalisme, humas, komunikasi pemasaran terpadu, ekonomi politik ...