Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan ekstrakurikuler Klub Filateli, hambatan-hambatan,   faktor pendukung dan strategi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Setting Penelitian di SMA Negeri 1 Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan kajian dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi kebijakan ekstrakurikuler Klub Filateli: a) standar dan tujuan kebijakan memiliki dasar hukum yang kuat; b) sumber daya informasi sudah mencukupi; c) komunikasi berlangsung berjenjang; d) interorganisasi dan aktivitas pengukuhan terjalin baik; e) karakteristik agen pelaksana berkompetensi sesuai bidang; f) kondisi sosial, ekonomi dan politik, serta karakter pelaksana cukup baik; 2) Hambatan-hambatan: kemampuan anggota mengatur waktu, ketersediaan ruangan, minimnya informasi terbaru dari Divisi Filateli Kantor Pos Indonesia; 3) Faktor pendukung: dukungan pihak sekolah, dukungan dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, kerjasama dengan Kantor Pos Indonesia; 4) Strategi: memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengatur waktu sebaik-baiknya, mewajibkan pertemuan rutin, dan sekretaris bidang 5.Kata kunci: implementasi, kebijakan ekstrakurikuler, Klub Filateli, dan SMA Negeri 1 Yogyakarta
Copyrights © 2016