Jurnal Teknik Elektro (JTE)
Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021

Rancang Sistem Pengendalian Self Balancing Plant Menggunakan Dual Motor Propeller Berbasis Adaptive Neuro Fuzzy Inference System

Aida Azka (Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA)
Muhammad Syarifuddin Zuhrie (Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2021

Abstract

Pesawat tanpa awak atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) telah berkembang dengan pesat di berbagai bidang. Sistem tak berawak adalah paltform otonom yang dapat dengan mudah diprogram untuk menjalankan misi dengan atau tanpa campur tangan pilot. Salah satu jenis UAV berdasarkan penggeraknya yang digunakan dalam penelitian ini adalah UAV multirotor di mana sistem penggerak terdiri dari dua buah motor beserta propeller yang biasa disebut dengan dual motors atau twin rotors. Sehubungan dengan ketahanan mekanik dan bahan bakar, kemampuan melayang, dan kegunaannya yang dapat digunakan di dalam ruangan maka UAV jenis ini memiliki peranan yang cukup penting dalam penelitian stabilisasi UAV apabila terdapat beban berlebih, untuk menghinadari kecelakaan di udara maupun untuk mencapai tingkat presisi dan akurasi posisi UAV dengan tepat. Pengontrolan stabilisasi dual motor diterapkan dalam kajian penelitian ini dengan mengontrol kecepatan brushless DC motor agar dapat menyetimbangkan posisi UAV itu sendiri. Metode yang diterapkan adalah metode simulasi plant dengan data sekunder sebagai acuan pengaturan parameter komponen menggunakan aplikasi Matlab 2018a. Pengujian plant secara simulasi menghasilkan nilai ANFIS yang cukup baik dengan nilai waktu naik (tr) = 4.145 s, waktu tunak (ts) = 7.5439 s, simpangan maksimum (Mp) = 0.489 %, dan Ess = 0.000741 %. Kata Kunci: ANFIS, dual motor, self balancing.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JTE

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Education Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of ...