Penggunaan energi sebagian besar masih berasal dari sumber energi tidak terbarukan yang jumlahnya semakin berkurang. Produksi biofuel dari kadar lipid dalam biomassa konsorsium mikroalga dapat menjadi salah satu energi alternatif dalam menghasilkan energi terbarukan. Palm Oil Mill Effluent (POME) mengandung bahan organik yang dapat menjadi sumber nutrisi untuk pertumbuhan konsorsium mikroalga seiring terjadinya penyisihan COD pada air limbah. Produktivitas biomassa dan kadar lipid akan meningkat setelah dilakukan pergantian limbah sebagai penambahan nutrisi pada medium kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan konsorsium mikroalga, kadar lipid yang dihasilkan, serta efisiensi penyisihan COD pada POME. Kultivasi dilakukan dengan mengganti setengah volume kultur dengan fresh POME pada periode pergantian limbah setiap 3, 4, dan 6 hari selama 12 hari kultivasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi kultivasi terbaik terdapat pada pergantian limbah setiap 6 hari dengan kerapatan sel mikroalga 1,01 x 107 sel/ml, kadar lipid 19,33%, serta efisiensi penyisihan COD 81,25%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem semikontinu dengan adanya pergantian limbah dapat meningkatkan kerapatan sel mikroalga karena nutrisi dalam medium kultur terpenuhi, sehingga kadar lipid dan efisiensi penyisihan COD yang dihasilkan akan semakin meningkat. Kata Kunci :    Konsorsium Mikroalga, Palm Oil Mill Effluent (POME), Periode Pergantian Limbah, Kadar Lipid, COD
Copyrights © 2021